Yamaha berharap untuk Maverick Vinales dan Fabio Quartararo, tapi dua pembalap ini perlu menyerah pada serangan Ducati. Sementara Valentino Rossi, seperti biasa, lebih suka terjadi di barisan tengah dan cukup suka finis di posisi 8. Tetapi hujan tidak turun selama 23 lap. Marc Marquez memulai balapan berasal dari posisi terdepan. Kotak kedua adalah Fabio Quartararo dan kotak ketiga adalah Maverick Vinales. Posisi yang bagus sebetulnya untuk Yamaha. Sayangnya, rutinitas PHP konsisten kembali. Marc Marquez begitu enteng menang hari ini di seri MotoGP Aragon. Dia tak terhentikan sejak awal. Kemenangan ini terlampau prima karena seri Aragon adalah awal ke 200 Marc Marquez di primary. Andrea Dovizioso bangkit berasal dari kekalahan dan mengambil fase dua, selagi Jack Miller merampungkan fase tiga. Honda dan Ducati mendominasi balapan sebelumnya.

Marc memulai bersama prima dan konsisten maju. Miller mendorong maju dan melewati Quartararo ke tempat kedua. Kami selagi ini mengolah peringkat 3 paling atas Marquez, Miller dan Quartararo. Valentino Rossi ada di posisi 6, tidak menggeser posisinya selagi memulai.
Pada tembakan kedua, Vinales mencoba untuk memindahkan Quartararo ke posisi 3 di posisi 4. Morbidelli terlibat didalam insiden bersama Alex Rins. Morbidelli muncul masuk lomba. Kejadian ini diselidiki oleh Direktur Ras. Babak keempat, kuil Vinales, terlampau Quartararo, jaraknya tipis. Babak kelima Vinales nyaris melewati Quartararo, tapi Quartararo tidak dapat digoyahkan. Vale turun ke posisi 7 sehabis dilalui oleh Dovizioso. Dovi melanjutkan Aleix Espargaro di posisi 5 dan sesudah itu Dovi berhasil naik 1 posisi. Dovizioso memulai balapan berasal dari posisi 10. Babak keenam Vinales melewati Quartararo ke posisi 3 teratas. Saat ini Marquez, Miller dan Vinales. Vinales sekarang menatap Miller. Insiden Morbidelli membuahkan tangkapan panjang untuk Alex Rins.

Hukuman babak panjang hanya diterapkan musim ini. Dipukul oleh hakim perlu meniti balapan bersama rute yang lebih panjang. Tembakan kedelapan, Marquez lebih jauh dan tidak dulu melihat lagi. Mungkin jikalau dia berdiri di tepi lapangan untuk minum kopi, dia tetap dapat menang. Kerja keras Vinale membuahkan buah Miller. Vinales tukar ke posisi kedua dan Miller di posisi ketiga. Di babak kesembilan, Quartararo mendapat ancaman berasal dari Dovizioso dan Vale turun ke posisi ke-8. Di jalan lurus, enteng bagi Dovi untuk melewati Quartararo. Posisi selagi ini adalah Marquez, Vinales, Miller, Dovizioso, Quartararo, Aleix Espargaro, Cal Crutchlow dan Valentino Rossi. Posisi tidak beralih selama sebagian putaran. Babak 13 menjadi babak yang tidak beruntung bagi Alex Rins. Dia turun ke posisi ke-11 sehabis dilalui oleh Petrucci dan Iannone.

Dalam memimpin, Dovizioso Miller menyerang untuk posisi 3. Dovi berhasil naik ke posisi 3 di babak 14. 3 paling atas sekarang Marquez, Vinales dan Dovizioso. Kesenjangan antara Vinales dan Dovizioso adalah 1,046 detik. 7 lap tersisa Crutchlow melewati Aleix ke posisi 6. Dokter tetap stabil di posisi 8. Tampaknya Vale mempunyai prinsip alon hanya berasal dari finish. Semakin kerap Marc tidak terjebak didalam 6 lap. Kemenangan prima sudah di depan mata. Tiga putaran Dovi yang tersisa mendekati Vinales. Saya pikir Vinales akan mengalahkan Anda. Tidak lama sebelum saat Dovi mengalahkan Vinales. Dovi sekarang kedua. Gigi Dall’Igna tersenyum di garasinya.

Sampai posisi 3, Vinales diancam oleh Miller yang mampir lebih dekat dan tanpa perlawanan, Miller mempunyai Vinales ke posisi 3. Panggung dilepaskan berasal dari Vinales. Forrest Marquez menari di garis finish. Mulailah bersama 200 selesai bersama kemenangan sempurna. Dovizioso finis di tempat kedua dan Miller finis di tempat ketiga. Honda dan Ducati hura-hura. Sementara Yamaha melihat suka ria berasal dari garasi. Perlombaan berikutnya adalah Seri Thailand pada 6 Oktober. Ketika Marquez menjadi lebih solid di anggota atas pos, akankah Marquez mengunci Piala Dunia di seri Thailand ini? Ayo lihat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © 2015 Pixel Theme Studio. All rights reserved.