Keberhasilan Marc Gasol dalam mengawinkan gelar NBA bersama Piala Dunia dalam bola basket pada tahun yang sama meyakinkan bahwa ia memastikan rekornya sendiri. Dia mencocokkan hasil Lamar Odom bersama kinerja yang sama. Gasol membantu Spanyol memenangkan Piala Dunia FIBA ​​2019 setelah mengalahkan Argentina bersama 95-75 di final di Beijing, Cina, Minggu (15/9). Julukan ini sama bersama apa yang dikerjakan Lamar Odom pada 2010. Saat itu, ia memenangkan NBA bersama Los Angeles Lakers dan mencapai Piala Dunia FIBA ​​2010 di Istanbul, Turki. Judul ini sendiri adalah yang ke dua untuk Gasol. Sebelumnya ia juga memenangkan Piala Dunia Basket edisi 2006 di Jepang.

“Saya mengidamkan menikmati tiap tiap momen. Tidak perlu menggandakan segalanya, “kata Gasol kepada web formal FIBA.” Saya hanya mengidamkan laksanakan yang terbaik, seluruh opsi aku di tiap tiap kesempatan, “kata pemain Toronto Raptors. Pemain tim nasional Spanyol Marc Gasol sukses jadi orang ke dua setelah Lamar Odom yang menikah bersama gelar NBA bersama Piala Dunia Basket tahun itu.Gasol membantu Spanyol memenangkan Piala Dunia FIBA ​​pada tahun 2019 setelah mengalahkan Argentina bersama 95-75 di final di Beijing, Cina pada Minggu malam (15). / 15/2019) Pertunjukan berikut disertai bersama gelar NBA, yang dimenangkan Gasol pada pertengahan Juni 2019 bersama Toronto Raptors.

Sepotong perhiasan itu menduplikasi apa yang dikerjakan Odom pada tahun 2010. Saat itu, ia memenangkan NBA bersama Los Angeles Lakers dan berada di puncak Piala Dunia FIBA ​​2010 di Istanbul, Turki. Yang lebih istimewa, Gasol tidak hanya membantu Spanyol sekali untuk memenangkan Piala Dunia FIBA. Dia juga jadi anggota dari daftar pantauan dan mengalahkan Jepang pada tahun 2006. Gasol dan Rudy Fernandez adalah dua orang yang tersisa di daftar piala dunia 13 tahun yang lalu. Sebelum Gasol pergi ke Cina, Gasol telah memperlihatkan ambisinya untuk memenangkan medali bersama Spanyol. Namun, ia memilih untuk bersikap rendah hati dan mengklaim bahwa ia hanya bakal mencapai hasil maksimal bersama Spanyol.

“Saya mengidamkan menikmati tiap tiap momen. Tidak perlu menggandakan segalanya,” kata Gasol kepada web formal FIBA ​​beberapa saat lalu. “Saya hanya mengidamkan laksanakan yang terbaik, tiap tiap peluang di tiap tiap kesempatan,” tambahnya. Marc Gasol dari Spanyol jadi pemain sukses ke dua yang menikah bersama gelar NBA bersama Piala Dunia FIBA ​​di tahun yang sama setelah Lamar Odom. Gasol membantu Spanyol memenangkan Piala Dunia FIBA ​​pada 2019 setelah mengalahkan Argentina bersama 95-75 di final di Beijing, Cina, Minggu (16/9). Pertunjukan itu disertai bersama gelar NBA, yang dimenangkan Gasol pada pertengahan Juni 2019 bersama Toronto Raptors.

Sepotong perhiasan itu menduplikasi apa yang dikerjakan Odom pada tahun 2010. Saat itu, ia memenangkan NBA bersama Los Angeles Lakers dan berada di puncak Piala Dunia FIBA ​​2010 di Istanbul, Turki. Tidak hanya itu, Gasol juga jadi anggota dari arloji dikala Spanyol mengalahkan Jepang pada tahun 2006. Gasol dan Rudy Fernandez adalah salah satu yang masuk dalam daftar Piala Dunia 13 tahun yang lalu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © 2015 Pixel Theme Studio. All rights reserved.